Dasar Pembentukan Pengadilan Agama Kelas I.B Blora

Pengadilan Agama Blora telah ada di Kabupaten Blora sejak tahun 1882 berdasarkan Keputusan Pemerintah Hindia Belanda – Staadblad Nomor 152 Tahun 1882 tanggal 02 Juni 1882.

Sejarah Singkat Pengadilan Agama Blora

Pengadilan Agama Kelas I.B Blora sudah ada sejak tahun 1882. Namun untuk perkembangan selanjutnya, belum diketemukan sumber data yang menggambarkan perjalanan sejarah Pengadilan Agama Kelas I.B Blora, meskipun demikian ada beberapa sumber yang terdiri dari penuturan orang perorang maupun bukti-bukti peninggalan sejarah yang dapat dijadikan sebagai rujukan atau setidak-tidaknya sebagai sumber penafsiran dalam upaya menelusuri perjalanan sejarah Pengadilan Agama Kelas I.B Blora.

Berdasarkan catatan sejarah yang dihimpun oleh Ketua Pengadilan Agama Kelas I.B Blora terdahulu, disebutkan bahwa salah seorang tokoh dari Cepu yang bernama Ky. Ahmad Syadzali (beliau pensiun sebagai Naib KUA Cepu sekitar tahun 1930), pernah bercerita bahwa pada saat beliau masih berumur sekitar 8 tahun (sekitar tahun 1883 M.) beliau pernah diajak oleh ayah beliau yang bernama Ky. Utsman pergi ke Pengadilan Agama ( Kepenguluan Serambi Masjid) di Blora, pada saat itu Ky. Utsman selaku Hakim Anggota di Pengadilan Agama Kelas I.B Blora selalu datang ke Pengadilan Agama Kelas I.B Blora untuk melaksanakan tugas ( bersidang ).

Selanjutnya berdasarkan peninggalan sejarah (berupa Al-Qur’an tulisan tangan) yang hingga kini masih tersimpan di Perpustakaan Pengadilan Agama Kelas I.B Blora, di dalamnya terdapat tulisan tangan yang menyatakan bahwa Al- Qur’an tersebut adalah wakaf dari Gusti Putri Sepuh Tjokronegoro I adalah isteri Bupati Blora ke-6 yaitu Bupati yang paling pendek masa jabatannya, hanya sekitar 7 bulan lamanya (1842 s/d 1843).

Berdasarkan penuturan dari Ky. Ahmad Syadzali (Cepu) tersebut, disebutkan bahwa pada saat Bupati Blora dijabat oleh R.M. Tjokroningrat (bupati ke 12 / masa jabatan 1926 s/d 1938) maka yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Blora pada saat itu adalah Bp. Dono Muhammad, beliau wafat pada tahun 1935.

Sejak awal berdirinya (tahun 1882 M./ zaman Pemerintahan Kolonial Belanda) hingga tahun 1979, Pengadilan Agama Blora berkantor di serambi Masjid Agung Alun-alun Blora, baru setelah adanya proyek pembangunan gedung (pembangunan tahap I tahun 1979) Pengadilan Agama Kelas I.B Blora menempati kantor baru di Jalan Taman Makam Pahlawan Nomor 2 Blora dengan luas bangunan 190 m2, kemudian tahun 1983 mendapat proyek pembangunan tahap II seluas 100 m2 dan pada tahun 2003 diadakan penambahan bangunan untuk ruang tunggu seluas 30 m2 dengan menggunakan dana bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Blora. Dengan demikian hingga saat ini Pengadilan Agama Kelas I.B Blora mempunyai bangunan kantor seluas ± 320 m2.

Pada tahun 2008, melalui Daftar Isian Pelaksanaan ( DIPA ) Mahkamah Agung RI, Pengadilan Agama Kelas I.B Blora melaksanakan pengadaan tanah untuk bangunan gedung baru dengan luas 5.002 m2 yang terletak di Jalan Blora – Cepu Km. 4,5 Blora. Selanjutnya selang satu tahun, pada tahun 2010 Pengadilan Agama Blora mendapatkan Belanja Modal dari APBN Tahun 2010 untuk pembangunan gedung kantor tahap I yang berlokasi di Jalan Raya Blora – Cepu Km. 4,5 Blora. Tahun 2011 melalui APBN Tahun Anggaran 2011 Pengadilan Agama Blora kembali mendapatakan alokasi anggaran untuk pembangunan Gedung Kantor Tahap II. Sekitar bulan Nopember 2011 Kantor Pengadilan Agama Kelas I.B Blora resmi pindah tempat di tempat yang baru.

Nama-nama Ketua Pengadilan Agama Blora

Berdasarkan beberapa dokumen tentang perjalanan Pengadilan Agama Kelas I.B Blora hingga sekarang telah tercatat beberapa nama pejabat Ketua Pengadilan Agama Kelas I.B Blora sebagai berikut :

Berita Terbaru

Berita PA. Blora

TV Peradilan